Mahasiswa
, siswa yang udah maha.. pastinya punya segudang aktivitas yang padat, super
sibuk.!! Sampai-sampai gak punya waktu buat ngurus diri sendiri. Ckckck…. Kayak
pejabat aja yah?? Hehehe. Selain kuliah,
ikut kegiatan organisasi maupun UKM baik diluar maupun didalam universitas ada
pula yang sambil kerja. Wah-wah… kebayang kan gimana sibuknya??? Kesibukan yang tak ada habisnya ini, sering
membuat kita mengesampingkan gaya hidup sehat, terutama pola makan. Yupz…
karena sibuk dikejar berbagai deadline, baik tugas kuliah yang segudang maupun
kegiatan. Akhirnya, makanan yang bergizi sangat tidak menjadi prioritas. Apa
lagi dengan alasan anak kosan-kosan yang uang jajannya terbatas. Termasuk saya…
hihihihi
Karena
alasan-alasan itulah kita sering mengkonsumsi makanan-makanan cepat saji alias
junkfood.
Kudapan
manis seperti kacang, gorengan ditambah beberapa cangkir kopi senantiasa
menjadi menu favorit yang dan teman ketika aktivitas sedang tinggi-tingginya.
Padahal, menyantap makanan ini terlalu banyak menjadi bagian dari pola makan
yang tidak baik lho... Ditambah kurangnya aktivitas dan olahraga. Pola makan
buruk ini dapat meningkatkan resiko terkena penyakit. Hmm…. Pantas aja, kalau
pas sibuk, kita jadi lebih gampang sakit.
Kebiasaan
ngemil berlebihan saat bekerja dapat membuat seseorang rentan kegemukan.
Akibatnya, cenderung lebih sering mengalami gangguan perut dan pencernaan. Makanya
penyakit magh, diare sangat mudah menyerang. Nah.. bagaimana cara
meminimalisasi potensi terserang penyakit ditengah kesibukan??? Simak tips
berikut ini..
1.
Makan seimbang dan bervariasi
Kebutuhan
gizi tubuh sebaiknya dipenuhi dengan menyantap makanan bergizi dan bervariasi.
Konsumsi karbohidrat, protein serta makanan mengandung serat bermanfaat untuk
meningkatkan konsentrasi. Sementara menu makanan yang itu-itu saja dapat
menyebabkan tubuh kekurangn gizi. Makanan yang digoreng dan bersantan sebaiknya
dibatasi.
2.
Bergerak aktif.
Olahraga
secara rutin yang dikombinasikan dengan
pola makan yang sehat akan berdampak luar biasa. Berbagai penelitian
telah mengkonfirmasi, mereka yanga rajin beraktivitas akan sulit tergoda untuk
menyantap makanan yang kurang sehat. Disamping itu juga lebih mudah menurunkan
berat badan. Jadi, sediakan waktu berolahraga. Olahraga lari di pagi sebelum
beraktivitas hari bisa jadi alternatif. Atau sekedar senam sederhana dengan
melihat video.
3.
Minum yang cukup.
Selama jam
kerja seseorang sebaiknya minum paling sedikit empat gelas air putih (1liter),
belum termasuk cairan lain seperti jus, kopi atau teh. Saat malam hari kita
dianjurkan menambah asupan air sekitar 2 gelas lagi. Namun, jangan sampai
berlebihan mengkinsumsi air yang bisa mengakibatkan mineral-mineral penting
tubuh menjadi terbuang.
4.
Camilan sehat.
Jika
memang ngemil sulit dilepaskan, kota bisa mengganti makanan pengiring kerja itu
dengan camilan sehat. Cobalah menggantinya dengan buah, yogurt atau
lalapan/sayur.
5.
Sarapan wajib
Tidak bisa dipungkiri,
seseorang yang memulai hari dengan sarapan mempunyai kualitas konsentrasi yang
lebih baik dan lebih berenergi. Hampir semua penelitian
menyimpulkan hal yang sama. Karena itu, tidak ada alasan bagi kita untuk
menghindari sarapan. nah guyz.... mari kita hidup sehat mulai dari sekarang, sibuk bukan alasan untuk melalaikan kesehatan. selamat mencoba.... ^^
Daftar pustaka: Kompas, 27
februari 2011 hal 36
Tidak ada komentar:
Posting Komentar